Mengenal Tingkatan dalam Seni Beladiri Taekwondo yang Perlu Anda Ketahui

Seni beladiri asal Korea ini merupakan salah satu seni beladiri yang kini banyak diminati oleh berbagai kalangan tidak hanya di Korea saja, namun hampir diseluruh belahan dunia. Bahkan seni beladiri ini telah berhasil masuk kedalam salah satu pertandingan di ajang olahraga Internasional olimpiade. Taekwondo merupakan seni beladiri yang berasal dari Korea tersebut, dimana dalam seni olahraga ini kelincahan gerakan antara bagian kaki dan tangan akan dibutuhkan. Tae sendiri merupakan sebuah kata yang berarti menendang, kwon berarti meninju dan do merupakan kata yang berarti sebuah seni. Tidak jauh berbeda dari jenis beladiri lainnya, seni inipun juga memadukan gerakan antara olahraga, hiburan, falsafat dan gerakan seni didalamnya.

 Mengenal Tingkatan dalam Seni Beladiri Taekwondo yang Perlu Anda Ketahui

Pada olahraga seni beladiri yang satu ini, biasanya para pelakunya akan dikategorikan dalam beberapa tingkatan, dimana tingkatan tersebut akan dibedakan berdasarkan sabuk yang diberikan. Warna dari masing-masing sabuk pada tingkatan dalam olahraga inilah yang akan memberikan tanda pembeda untuk tingkatan pemainnya. Berikut ini beberapa tingkatan dalam olahraga seni beladiri asal Korea, yang mungkin perlu Anda ketahui, diantaranya adalah: 

  • Putih, merupakan warna yang melambangkan suci dan bersih dimana warna sabuk ini biasanya akan digunakan oleh mereka yang berada pada tingkat dasar.
  • Kuning merupakan warna yang melambangkan bumi, dimana pada sabuk dengan warna ini para pemain berada pada tingkatan gibbon 2 dan 3. Untuk tingkatan gibbon 3 biasanya sabuk akan diberikan warna kuning dengan strip hijau didalamnya.
  • Hijau, warna yang melambangkan pepohonan pada tingkatan ini para peserta akan diajarkan mengenai teknik dasar dalam gerakan taekwondo, jika teknik dasar telah dipahami dengan benar maka peserta akan ditingkatkan ke tahapan selanjutnya, namun terlebih dahulu akan diberikan sabuk dengan warna hijau strip biru.
  • Biru, merupakan warna yang melambangkan langit, dimana pada tahapan ini peserta akan diajarkan tentang taeguk 4. Sebelum meningkat pada tahapan selanjutnya peserta akan diberikan sabuk biru dengan strip merah,

Setelah tahapan diatas dapat dilalui oleh peserta beladiri asal Korea tersebut, maka peserta dapat mendapatkan tingkatan yang lebih tinggi, dengan pemberian sabuk berwarna merah. Warna merah sendiri melambangkan warna matahari, dimana dengan warna matahari inilah para peserta diingatkan agar dapat menjadi sinar dan pedoman bagi orang lain. Pada tahapan ini peserta seni beladiri akan diajarkan mengenai teknik taeguk 6. Tahapan ini merupakan tahapan awal untuk peserta agar dapat naik ke tingkat sabuk paling tinggi. 

 Baca juga artikel menarik lainnya di tipsolahraga.com

Sabuk hitam merupakan tingkatan tertinggi dalam olahraga seni beladiri taekwondo, warna hitam sendiri melambangkan kematangan serta kedalaman dalam melakukan berbagai latihan. Dalam tingkatan ini peserta akan diajarkan berbagai teknik penguasaan gerakan ataupun mental untuk menghadapi kegelapan. Keselarasan antara teknik gerakan serta filosofi dalam seni beladiri Korea inilah, yang membuat olahraga ini semakin dikenal masyarakat dengan lebih luas.

 

 

Anda tertarik dengan Olahraga Taekwondo? Simak Dulu Teknik-tekniknya Berikut

Meskipun taekwondo bukanlah olahraga asli Indonesia, namun popularitasnya di Indonesia sudah tidak dapat diragukan lagi. Olahraga ini berkembang cukup bagus di Indonesia. Banyak sekali peminat olahraga bela diri yang satu ini. Oh iya, taekwondo menjadi salah satu olahraga yang sudah masuk ke dalam pertandingan olimpiade.

Anda tertarik dengan Olahraga Taekwondo? Simak Dulu Teknik-tekniknya Berikut

Nah untuk Anda yang mulai tertarik dengan olahraga yang satu ini, namun masih ragu untuk mengikutinya, mungkin Anda bisak simak dulu seputar teknik-tekniknya. Dengan demikian Anda akan lebih yakin dalam memustuskan pilihan apakah benar akan ikut taekwondo atau mundur, hehe. Setidaknya ada banyak sekali teknik dari beladiri ini. Namun tentu kita akan membahasnya beberapa saja.

Oke deh, langsung masuk ke materi. Secara garis besar materi dalam latihan taekwondo dibagi menjadi tiga hal, yaitu:

  1. Kyukpa : merupakan teknik pemecahan benda keras, dalam latihannya kita perlu obyek yang berupa benda mati seperti batu bata, genting, atau papan kayu yang yang memungkinkan untuk dipukul, dibentang, atau disabet.
  2. Poomsae : merupakan teknik yang berisi serangkaian jurus gerakan dasar yang meliputi pertahanan, serangan dengan melawan musuh dalam bentuk imajiner.
  3. Kyoruki : adalah latihan untuk tarung atau bentuk pengaplikasian daripada gerakan dasar. Nah dalam hal ini tentu Anda butuh lawan untuk melakukannya.

Nah itu dia materinya, lanjut masuk kepada teknik dasar. Adapun beberapa teknik dasar dalam taekwondo yaitu sebagai berikut:

  • Kuda – kuda

Kuda-kuda adalah jenis teknik yang ada pada setiap olahraga beladiri yang tujuannya adalah sebagai pondasi untuk kita melakukan pertahanan atau penyerangan. Nah dalam taekwondo ini ada beberapa teknik kuda-kuda yaitu Ap kobi (kuda-kuda langkah panjang), Ap seogi (kuda-kuda langkah pendek), dan Moa seogi (kuda-kuda dengan kaki rapat dan tubuh tegak), dwit kobi ( kuda-kuda dengan kedua kaki membuka) joochoom seogi (kuda-kuda kaki sejajar mengarah ke samping), beom seogi ( kuda-kuda dengan kaki berada di depan belakang)

  • Tendangan

Tendangan juga merupakan teknik dasar yang ada pada beberapa jenis olahraga beladiri. Dalam taekwondo ada beberapa teknik tendangan yang cukup berbahaya bagi lawan seperti dolke chagi, narae chagi, ap chagi, dwi hurigi, dwi chagi, yeop chagi, dolly chagi, neryo chagi dan lainnya.

  • Pukulan

Selain teknik tendangan, tentu dalam sebuah bela diri terdapat teknik pukulan termasuk dalam olahraga taekwondo. Ada beberapa teknik pukulan yang bisa Anda pelajari di taekwondo mulai dari Yeop jireugi, arae jireugi, eolgol jireugi, momting jireugi, chi jireugi, pyejeok jireugi, dollyeo jireugi, digeutja jireugi dan lainnya.

  • Tangkisan

Tangkisan termasuk ke dalam teknik bertahan, yang fungsinya tentu untuk menangkis gerakan-gerakan lawan. Ada beberapa teknik tangkisan dalam taekwondo seperti arae makki, momtong an makki, elgol makki, hecho makki, batang son momtong an makki dan lain sebagainya.

Baca juga artikel menarik lainnya di tipsolahraga.com

Nah itu dia sob 4 teknik dasar olahraga beladiri taekwondo. Sebenarnya masih banyak lagi nih, untuk lebih lengkapnya silahkan ikuti langsung latihan taekwondo ya.

4 Olahraga Tradisional Asal Indonesia yang Dipertandingkan dalam Kejuaraan Dunia

Olahraga memang menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan umat manusia. Pasalnya, selain untuk menjaga kesehatan, olahraga juga menjadi hiburan yang permainannya memberikan euphoria tersendiri. Sudah hafal bukan dengan kemeriahan FIFA World Cup? Banyak negara yang timnya tidak bermain pun juga turut merayakan kehebohannya. Cabang olahraga lain pun begitu. Sebut saja NBL serta Piala Thomas dan Uber dalam cabang bulutangkis. Kejuaraan dalam cabang-cabang olahraga tersebut ibarat kata sudah menjadi tontonan wajib di seluruh dunia. Namun tahukah kamu selain olahraga tersebut, terdapat cabang-cabang yang merupakan olahraga tradisional asal suatu negara?

4 Olahraga Tradisional Asal Indonesia yang Dipertandingkan dalam Kejuaraan Dunia

Terdapat hal yang membedakan cabang olahraga biasa dengan tradisional. Hal ini karena olahraga tersebut umumnya berasal dari tradisi suatu daerah tertentu. Ambil contoh Capoeira. Cabang olahraga tradisional asal Brazil yang dikembangkan oleh para budak Afrika ini digilai di seluruh dunia. Atau bisa juga Taekwondo. Cabang olahraga tadisional asal Korea ini juga memiliki penikmat banyak di berbagai negara. Indonesia pun tidak ketinggalan. Dengan negara yang luas serta budaya yang berbeda-beda tentu membuat berbagai macam olahraga tradisional lahir disini.

Inilah 4 jenis olahraga tradisional asal Indonesia yang bahkan juga dipertandingkan dalam ajang kejuaraan dunia :

  • Sepak Takraw

Meski pernah dikalim oleh beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, Laos, dan Thailand, sepak takraw sejatinya merupakan olahraga asli Indonesia yang berasal dari Sulawesi Selatan pada masa Kesultanan Melayu di abad 15. Yang membedakan sepak takraw dengan sepak bola pada umumnya adalah cara permainannya yang seperti bola voli namun menggunakan kaki seperti sepak bola. Permainan ini merupakan cabang olahraga yang juga dimainkan dalam kejuaraan di dunia.

  • Pencak Silat

Pencak silat muncul pada abad ke-7 Masehi dari para pendekar Kerajaan Majapahit dan Sriwijaya yang dikenal jago bela diri. Hal ini dibuktikan dari adanya artefak-artefak senjata pada masa Hindu-Budha serta relief posisi kuda-kuda dalam persilatan di Candi Prambanan dan Borobudur. Karena keunikannya yang berbeda dari olahraga seperti Judo, Taekwondo maupun Jitsu, pencak silat menjadi salah satu cabang olahraga pada ajang Internasional yang ditunggu kehadirannya.

  • Tarik tambang

Olahraga yang menjadi agenda wajib dalam peringatan 17 Agustus ini juga menjadi salah satu kejuaraan dunia lho. Keseruannya yaitu saat dua grup saling menarik tambang dari arah berlawanan hingga salah satunya tertarik ke arah lawan.

  • Tarung Drajat

Olahraga ini diciptakan oleh Ahmad Drajat dan dikembangkan pada 1960-an di Bandung, Indonesia. Kini, cabang olahraga ini menjadi pelatihan dasar bagi TNI AD dan juga diikutsertakan dalam SEA GAMES.

Baca juga Mengulas Jenis Olahraga Tradisional dan Manfaat yang Akan Anda Dapatkan dengan Memainkannya

Demikianlah 4 jenis cabang olahraga tradisional asal Indonesia yang sudah dikenal dan dipertandingkan dalam kejuaraan dunia. Kita patut berbangga, bukan?