Hindari Kesalahan-kesalahan Umum Olahraga Renang dengan Gaya Dada Berikut Ini!

Tidak sedikit orang yang menyukai berenang karena memang memberikan manfaat yang maksimal, bukan hanya bagi kebugaran fisik saja tetapi juga kesehatan tubuh yang luar biasa. Dalam berenang Anda akan mengenal berbagai macam gaya, salah satunya adalah gaya dada. Bagi Anda yang sudah mengenal olahraga renang dengan baik pasti tidak asing dengan teknik tersebut. Ada beberapa gerakan yang menjadi poin penting dalam gaya tersebut antara lain gerakan tungkai, gerakan lengan, waktu pengambilan nafas dan juga gerakan keseluruhan. Anda akan mendapatkan manfaat secara maksimal jika memang melakukan semuanya dengan benar.

Hindari Kesalahan-kesalahan Umum Olahraga Renang dengan Gaya Dada Berikut Ini!

Beberapa orang masih ada yang salah dalam melakukan gaya berenang, secara otomatis hal itu akan memberikan dampak pada tubuh yang mudah lemas, lelah dan lain sebagainya. Makanya selain mengenal teknik dengan baik, Anda juga perlu mengetahui beberapa kesalahan yang harus dihindari dalam berenang. Nah, berikut ini ada beberapa hal yang menjadi kesalahan dasar setiap orang yang menggunakan gaya dada ketika berenang yaitu:

  • Pinggul naik akibat posisi lutut turun.

Masih banyak orang yang melakukan gerakan dengan posisi yang salah, misalnya saja pinggul yang naik akibat lutut turun. Inilah faktor yang membuat Anda lebih mudah lelah, baru beberapa menit melakukan olahraga saja sudah mengalami kelelahan. Cara menanggulanginya cukup mudah, Anda bisa menggunakan papan latihan letakkan kedua tungkai kaki dibawah lipatan dan mendekati pinggul pada saat fase istirahat.

  • Pengambilan nafas terlalu dini.

Melatih pernafasan adalah salah satu tujuan dari berenang, ini bukan hanya pada satu dua orang saja tetapi banyak orang. Tetapi dalam beberapa gerakan ternyata berakibat pada pengambilan nafas yang terlalu dini sehingga membuat Anda kesusahan melakukan olahraga renang dalam waktu lama. Cara untuk mengatasinya tentu harus melakukan gerakan pengulangan pada fase koordinasi nafas dengan tangan.

  • Kaki kaku tidak bisa menyamping.

Kesalahan berenang yang tidak jarang dilakukan selanjutnya adalah posisi kaki yang ternyata tidak bisa membuka pada bagian samping. Jika Anda mempunyai masalah satu ini bisa langsung melakukan pelatihan dengan menggunakan papan. Dengan begitu latihan akan lebih fokus dan kaki lebih terbiasa terbuka.

  • Tarikan terlalu dalam.

Pengambilan nafas yang terlalu dalam secara otomatis akan memberikan gerakan yang terhenti secara tiba-tiba. Untuk melatih hal ini supaya tidak terjadi, Anda bisa melakukan dengan latihan pernafasan yang lebih difokuskan.

Baca juga Tips Memilih Kolam Renang yang Sehat dan Aman Bebas Kaporid

Itulah beberapa kasus yang bisa dijadikan sebagai pembelajaran bagi Anda ketika berenang, jadi bukan hanya berenang secara sembarangan tetapi perlu memperhatikan beberapa teknik dan kesalahan yang harus dihindarkan. Melakukan olahraga renang dengan rutin tetapi tidak akan memberikan manfaat yang besar jika tidak dilakukan dengan baik dan benar. Kelelahan yang terlalu dini juga menjadi akibat dari gerakan salah.