Tips Melakukan Peregangan Tangan bagian Lengan

Tangan merupakan bagian tubuh yang berfungsi sangat vital, dimana berbagai aktifitas sehari-hari tentu akan melibatkan tangan. Nah, maka dari itu kesehatan tangan tentunya haruslah diperhatikan. Sehingga tangan pun akan lebih sehat dan terasa releks ketika diajak untuk bekerja. Adapaun salah satu langkah untuk menjaga kesehatan tangan yaitu dengan cara melakukan peregangan tangan secara rutin.

Tips Melakukan Peregangan Tangan bagian Lengan

Dalam melakukan peregangan tangan khususnya bagian lengan, Anda dapat mengawalinya dengan teknik prayer stretch dimana teknik ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan aliran darah menuju saraf median. Selain itu teknik peregangan tangan dengan prayer stretch ini juga dapat digunakan sebagai upaya untuk mengatasi sakit akibat lorong kapal, kesemutan, dan dapat mengurangi sensasi mati rasa. Nah untuk langkah-langkahnya, simak berikut ini:

  1. Mulai dengan prayer stertch yaitu dengan menekankan kedua telapak tangan Anda di depan dada tepatnya dibawah dagu. Selanjutnya silahkan turunkan tangan Anda secara perlahan dalam keadaan yang masing-masing tertangkup dan tetaplah menjaga posisi di dekat perut. Ketika Anda merasakan peregangan yang sedang, maka pertahankanlah posisi tersebut kurang lebih 15 sampai dengan 30 detik. Anda dapat mengulangi gerakan tersebut antara dua sampai empat kali.
  2. Selanjutnya untuk fleksir pergelangan tangan. Dalam hal ini Anda dapat memulainya dengan merentangkan satu tangan ke depan sejajar dengan lantai. Sedangkan bagian telapak tangan dihadapkan ke langit-langit. Anda dapat menggunakan tangan yang satunya untuk menekuk jari-jari ke lantai. Ketika melakukan peregangan, silahkan ditahan antara 15 sampai dengan 30 detik. Kemudian Anda dapat mengulangi dua sampai dengan empat kali. Nah jika Anda tidak mampu meluruskan tangan sepenuhnya, maka Anda dapat melakukan peregangan ini dengan siku yang sedikit menekuk.
  3. Selanjutnya peregangan ekstensor pergelangan tangan. Dalam hal ini Anda dapat merentangkan satu lengan ke dapan sejajar dengan lantai. Posisikan bagian telapak tangan menghadap ke lantai dan gunakan satu tangan lagi untuk menekuk jari-jari kearah lantai. Nah ketika Anda merasakan peregangan, silahkan ditahan 15 sampai dengan 30 detik. Dan lakukan dengan lengan yang lain dan ulangi dua sampai empat kali.
  4. Lanjutkan dengan wirs circle, caranya yaitu dengan mengepalkan tangan dan luruskan telunjuk dan jari tang ke depan. Kemudian putar kedua jari membentuk lingkaran searah jarum jam kurang lebih sebanyak lima kali dan berlawanan dengan arah jarum jam sebanyak lima kali juga. Anda dapat mengulanginya sebanyak tiga kali pada setiap tangan.

Baca juga artikel menarik lainnya di tipsolahraga.com

Nah itulah guys beberapa teknik yang Anda bisa lakukan untuk peregangan tangan, mulai dari prayer stretch sampai dengan wirs circle. Jika Anda melakukannya secara rutin, maka akan membuat tangan lebih sehat dan dapat membantu menyembuhkan berbagai masalah yang ada ditangan Anda.

 

6 Langkah Mudah Melakukan Peregangan Tangan untuk Cegah Resiko Cidera Lorong Karpal

Tangan pada dasarnya adalah sebuah bagian tubuh yang memiliki peran penting bagi manusia, bahkan sebagian banyak aktivitas pekerjaan dilakukan dengan menggunakan tangan. Sebut saja adalah mereka yang bekerja dalam sebuah perusahaan. kebanyakan diantaranya melakukan aktivitas seperti menulis atau mengetik dalam jangka waktu lama di depan sebuah komputer. Terlalu sering melakukan kegiatan semacam ini ternyata juga beresiko pada kesehatan tangan, diantaranya bisa menyebabkan penyakit lorong karpal atau carpal tunnel. Kondisi ini bisa membuat jari-jari tangan mengalami kesemutan, rasa sakit sampai dengan pembengkakan jika terus dibiarkan. Untuk itu sebelum bekerja sangat dianjurkan untuk melakukan peregangan tangan.

 6 Langkah Mudah Melakukan Peregangan Tangan untuk Cegah Resiko Cidera Lorong Karpal

Langkah-langkah untuk melakukan peregangan tangan ini juga terbilang sederhana dan mudah diikuti, berikut ini diantaranya: 

  1. Tekan kedua telapak tangan di depan dada, yaitu mengaitkan antara tangan yang satu dengan yang lainnya, gerakan yang satu ini dikenal juga sebagai prayer strech. Kemudian turunkan posisi tangan hingga ke bagian perut dan turunkan posisinya. Pertahankan posisi tersebut setidaknya sampai 15 detik. Ulangi antara 2 hingga 4 kali.
  2. Peregangan pada bagian fleksor pergelangan, cara yang satu ini dapat membantu meredakan beberapa gejala pada tangan, seperti kesemutan dan sejenisnya, caranya mudah, yaitu tarik satu telapak tangan ke bawah dengan tangan yang lainnya, tahan hingga 30 detik, lakukan sebanyak 2 hingga 3 kali untuk setiap telapak tangan. Pada saat melakukan peregangan ini secara perlahan, jangan sampai tangan justru merasakan sakit atau mati rasa.
  3. Peregangan pada bagian ekstensor, ini adalah kebalikan dari peregangan di fleksor, yaitu tarik ke bawah telapak tangan yang satu dengan tangan yang lainnya, biarkan selama kurang lebih 30 detik, ulangi pada tangan yang satunya agar seimbang. Kegiatan peregangan pada bagian ekstensor ini agaknya juga dapat dilakukan antara 2 hingga 3 kali. Selain pada telapak tangan, maka peregangan ini juga dapat diaplikasikan pada bagian siku.
  4. Wrist circle, yaitu sebuah gerakan dengan memutar pergelangan tangan, hal ini nantinya dapat membantu mengurangi rasa tegang pada tangan, caranya sangatlah mudah, yaitu cukup dengan memutar 2 jari yaitu telunjuk dan jari tengah searah dengan jarum jam, kemudian sekali lagi berlawanan arah dengan jarum jam. Lakukan secara bergantian dengan bagian tangan yang lainnya.
  5. Gerakan remasan tangan, Anda dapat memanfaatkan sebuah bola untuk melakukan gerakan yang satu ini, diantaranya adalah bola tenis yang ukurannya memang pas dengan telapak tangan. Lakukan beberapa kali, bergantian dengan tangan yang lainnya.
  6. Wrist curl dengan menggunakan beban, seperti latihan angkat beban, namun dengan bobot yang ringan-ringan saja.

 Baca juga artikel menarik lainnya di tipsolahraga.com

Peregangan tangan secara teratur dapat mencegah terjadinya resiko cidera saat bekerja terlalu lama. 

Bagaimana informasinya cukup membantu bukan?