4 Olahraga Tradisional dari Negara Lain yang Mirip dengan Indonesia

Indonesia sudah dikenal oleh dunia dengan keberagaman budayanya. Budaya-budaya tersebut memang ada berbagai macam, salah satunya adalah olahraga tradisional atau yang sering disebut dengan permainan tradisional. Ada berbagai permainan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan tentunya berbeda satu sama lainnya. Namun, ternyata di beberapa negara di dunia juga mempunyai permainan yang mirip dengan Indonesia. Memang tidak semuanya mirip, namun ada beberapa bagian yang sangat mirip. Meskipun dibilang mirip, namun sebenarnya permainan-permainan tersebut sangat berbeda jauh.

Berikut adalah beberapa olahraga tradisional Indonesia yang mirip dengan permainan tradisional dari beberapa negara di dunia.

  • Gostra dengan Panjat Pinang

Permainan atau olahraga panjat pinang ini memang tidak asing bagi warga Indonesia, karena sampai saat ini pun olahraga ini masih dimainkan terutama saat merayakan hari kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus. Ternyata permainan ini mirip dengan permainan asal Republik Malta, Gostra. Pada permainan ini, para pemainnya akan memperebutkan suatu bendera yang disangkutkan pada ujung tiang. Berbeda dengan panjat pinang yang memanjat tiang vertikal untuk mendapatkan hadiah, Gostra ini harus berjalan atau pun bergelayutan pada tiang yang miring 45 derajat.

  • Kabaddi dengan Gobag Sodor

Gobag Sodor ini juga dianggap sebagai sebuah olahraga yang berasal dari Indonesia namun bersifat tradisional. Di negara India, ada permainan atau olahraga yang mirip dengan Gobag Sodor, yaitu Kabaddi. Jika pada olahraga Gobag Sodor para pemainnya tidak melakukan pergulatan, maka Kabaddi ini memungkinkan pemainnya melakukan gulat. Permainan ini dimainkan oleh 7 orang pada setiap timnya, dan setiap tim harus mempertahankan daerahnya. Masing-masing tim pun mengutus seorang pemain dalam tim untuk bisa masuk ke tempat lawan dan jika gagal pemain tersebut harus keluar lapangan. Berbeda dengan Gobag Sodor yang jika tidak berhasil menyelinap maka pemain itu akan menjadi tawanan.

  • Hopscotch dengan Engklek

Permainan Engklek menjadi olahraga yang paling sering dilakukan oleh anak-anak Indonesia di berbagai daerah mana pun. Permainan ini ternyata mirip dengan Hopscotch. Permainan ini memang terlihat sama persis dengan Engklek. Namun sebuah dugaan bahwa permainan ini asalnya dari negara Belanda yang menyebar selama masa kolonial. Permainan ini memang kebanyakan dimainkan oleh kaum wanita.

  • Agwan Base dengan Bentengan

Permainan bentengan ini sampai sekarang masih terkenal di Indonesia dan menjadi salah satu olahraga tradisional yang masih dimainkan sampai saat ini. Dan di negara Filipina, ada permainan yang mirip dengan bentengan ini, yaitu Agwan Base. Cara bermainnya tidak terlalu berbeda, masing-masing tim harus menjaga markasnya. Dan sebuah tim akan dianggap menang jika sudah dapat menyentuh markas dari lawannya. Agwan Base ini memiliki sistem poin dan jika sudah tersentuh 5 kali, maka akan dinyatakan kalah.

Fahombo Sebagai Olahraga Tradisional dari Nias

Olahraga merupakan suatu kegiatan yang biasanya membuat tubuh bergerak lebih banyak. Dimana ada banyak sekali jenis olahraga saat ini yang bisa dipilih dari mengandalkan alat yang sederhana dan juga dapat untuk membuat media untuk melakukannya. Media atau alat pembantu merupakan hal wajar ketika digunakan untuk berolahraga. Seperti misalnya ring dan sarung tinju apabila akan berlatih tinju, skipping menggunakan alat khusus, kolam renang apabila berenang, bola apabila ingin bermain sepak bola, basket, atau voli, dan juga berbagai jenis media lainnya untuk berolahraga. Media untuk berolahraga ini juga dibutuhkan untuk salah satu jenis olahraga tradisional seperti fahombo.

Fahombo adalah sebutan untuk tradisi lompat batu yang berasal dari Nias. Olahraga ini sudah menjadi tradisi di Nias dan dapat digunakan juga sebagai salah satu olahraga yang membutuhkan alat yang sederhana. Dimana alat yang dibutuhkan untuk olahraga ini hanya batu dengan tinggi yang telah ditetapkan dan kemudian caranya hanya dapat untuk melompatinya. Selain digunakan untuk olahraga yang membuat tubuh bergerak dan berkeringat, fahombo atau lompat batu ini merupakan tradisi ritual yang turun temurun dilakukan di Kepulauan Nias. Dimana lompat batu tersebut merupakan sebuah ritual pendewasaan yang bisa menggunakan batu dengan tinggi sekitar 2 meter dan mempunyai ketebalan 40 cm.

Untuk latar belakang dari olahraga tradisional lompat batu dari Nias ini merupakan salah satu dari banyak olahraga yang ada di Indonesia. Suku asli di Nusantara pada umumnya menggunakan cara olahraga fisik sebagai salah satu ritual yang dilakukan. Hal tersebut juga akan mempengaruhi hal budaya lainnya seperti seni dan ritual adat yang dilakukan di Indonesia. Untuk tradisi fahombo ini sendiri dilakukan dalam ritual pendewasaan yang apabila dalam olahraga nasional akan mirip dengan jenis lompat gawang dan juga lompat jauh di cabang olahraga atletik.

Adapun tatacara dari olahraga fahombo ini adalah sebagai berikut ini:

  • Bisa untuk melompat batu dengan ketinggian 2 meter yang hal tersebut apabila bisa dilalui akan diakui sebagai lelaki dewasa.
  • Dengan bisa melompati batu setinggi dua meter tersebut maka pemuda bisa untuk menikah dan menjadi prajurit untuk berperang.
  • Untuk dapat melompati batu setinggi 2 meter, anak-anak akan dilatih dari usia 10 tahun.
  • Latihan akan dilakukan untuk menghindari cedera saat melakukan ritual.

Sekarang ini olahraga tradisional Fahombo ini juga merupakan salah satu obyek wisata kebudayaan yang bisa dilihat oleh para wisatawan. Sehingga tidak hanya melestarikan kebudayaan tetapi juga dapat untuk menarik orang lain untuk mengerti pentingnya untuk menjaga kebudayaannya dan tidak hilang ditelan jaman. Selain kebudayaan, tentu saja fahombo ini mempunyai unsur olahraga yang akan membuat badan lebih sehat dan bugar.

 

Olahraga Tradisional yang Mulai Terlupakan

Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan beragam jenis budaya, adat ataupun lainnya. Dalam beberapa kebudayaannya masyarakat sering menggabungkan menjadi salah satu kegiatan atau aktivitas yang dapat melatih tubuh seseorang. Makanya tidak heran jika banyak sekali jenis olahraga tradisional Indonesia yang dapat membuat jasmani maupun rohani masyarakatnya sehat dan tetap bugar. Jadi selain mewarisi dan melestarikan budaya setiap orang juga bisa menjaga kesehatannya dengan beberapa kegiatan olahraga tersebut. Dari mulai anak-anak sampai dengan dewasa sekalipun semuanya bisa melakukan.

Akibat perkembangan jaman seperti sekarang ini mungkin olahraga yang modern lebih dipilih masyarakat untuk tetap menjaga kesehatannya. Tetapi walaupun demikian tetap saja perlu mengetahui apa saja jenis olahraga yang berasal dari budaya Indonesia. Nah, berikut ini beberapa macam olahraga yang wajib diketahui oleh masyarakat modern yaitu:

  • Pencak silat.

Seni bela diri atau sering disebut dengan olahraga pencak silat merupakan salah satu jenis olahraga yang banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Olahraga ini merupakan perpaduan antara olahraga dan kesenian dalam melakukan setiap gerakan. Jika melihat asal-usul olahraga pencak silat sendiri belum dapat diketahui secara pasti.

  • Egrang.

Jangkungan atau lebih dikenal dengan egrang merupakan salah satu jenis olahraga yang dilakukan dengan menggunakan tongkat dan membutuhkan keseimbangan sendiri untuk dapat berjalan. Untuk di Indonesia sendiri jenis olahraga tradisional ini sering dijadikan sebagai perlombaan dalam memperingati hari kemerdekaan. Kunci utama dalam olahraga ini adalah kekuatan tubuh dan juga keseimbangan dalam menumpu beban.

  • Tarik tambang.

Kemudian ada lagi jenis olahraga yang memerlukan kekuatan dan kekompakan antar tim, hal ini tentunya melibatkan dua regu yang beradu tarikan tambang terkuat. Indonesia juga sering diadakan olahraga ini setiap hari kemerdekaan tiba, dengan penempatan pemain, kekuatan pemain, kekompakan pemain dan juga pertahanan kaki untuk tumpuan menjadi teknik dasar dalam olahraga satu ini.

  • Galah asin.

Di beberapa daerah jenis permainan sekaligus olahraga ini sering disebut dengan gobak sodor. Olahraga ini juga merupakan aktivitas yang dilakukan dalam group, jadi setiap tim terdiri dari 4 atau 5 pemain. Inti dari olahraga ini adalah menghadang lawan supaya tidak dapat melewati garis yang terakhir secara bolak-balik.

Nah, dari beberapa macam permainan tersebut tentu tidak semua anak sekarang mengetahui secara baik. Karena akibat perubahan jaman dan teknologi membuat kebiasaan masyarakat juga berubah secara drastis. Karena melakukan berbagai jenis olahraga modern lebih mengasyikkan dari pada melakukan permainan atau olahraga tradisional yang harus dilakukan dalam sebuah tim. Walaupun begitu bagi Anda yang ingin mengetahui secara jelas bagaimana alur olahraga atau permainan tradisional tersebut bisa melihatnya setiap kemerdekaan tiba yang sering dijadikan sebagai perlombaan.