Olahraga Ringan Untuk Membentuk Otot Bahu

 

Olahraga ringan —- Sebagian masyarakat pasti ingin memiliki otot bahu yang ideal, perfect dan berotot. Beraneka cara dilakukan oleh mereka, dari mengikuti kelas gym, sampai minum vitamin sehat. Namun ada beberapa olahraga yang cukup sederhana, dengan gerakan-gerakan yang mudah dipelajari oleh Anda, untuk membentuk otot bahu yang idea, perfect dan berotot.

Para ahli, sering mengemukakan gerakan olahraga ringan ini sebagai suatu alternatif bagi Anda yang ingin membentuk otot bahu pada tubuh. Anda tinggal mengikuti panduan di bawah ini, dan melakukannya secara disiplin, tentu dengan dibarengi gaya hidup sehat setiap hari, maka Anda bisa menghasilkan otot bahu yang Anda inginkan. Simak ulasannya sebagai berikut.

  1. Arm circle

Gerakan pertama dan yang amat mudah dilakukan untuk melatih otot bahu dengan bodyweight training adalah  arm circle. Gerakan ini dilakukan dengan meluruskan tangan ke samping lalu putar ke depan/ kebelakang berulang ulang. Latihan ini dapat melatih fleksibilitas bahu.

  1. Push up

Push up adalah latihan standar yang dapat membentuk otot bagian atas tubuh kita termasuk bahu. Gerakan push up membutuhkan kekuatan bahu yang besar untuk menahan beban tubuh kita sehingga latihan push up akan sangat membantu untuk

  1. Pull up

Gerakan pull up biasanya digunakan untuk melatih otot punggung, tapi jangan salah, gerakan ini tidak hanya melatih otot punggung namun juga forearm, lengan, dada, bahu, hingga perut. Otot bahu berperan penting dalam melakukan gerakan ini, Pull up mengangkat seluruh tubuh ke atas sehingga otot bahu pun dibutuhkan untuk melakukannya.

  1. Plank

Plank adalah latihan gerakan statis namun sangat efektif untuk pembentukan otot mulai dari otot bahu hingga ke paha. Gerakan plank membutuhkan otot bahu untuk menahan posisi dalam waktu yang lama sehingga otot bahu menjadi lebih kencang dan stabil.

  1. Shoulder taps

Shoulder taps merupakan gerakan yang sederhana namun dapat menjadi latihan yang baik untuk otot bahu. Anda dapat melakukan ini dengan memulai gerakan ini dengan posisi awal push up setelah itu tepuk salah satu bahu anda dengan tangan lainnya dan lakukan secara bergantian.

  1. Plank jump in

Latihan plank jump in dapat melatih otot dari bahu hingga kaki. Gerakan ini merupakan gerakan yang sederhana namun cukup melelahkan bila belum terbiasa melakukannya. Anda dapat memulai gerakan ini dengan posisi jongkok lalu letakkan kedua telapak tangan di lantai. Setelah itu lemparkan kaki anda ke belakang dengan menjadikan tangan anda sebagai tumpuan seperti pada posisi awal push up. Tarik kembali kaki anda hingga kembali pada posisi jongkok dengan telapak tangan tetap menempel di lantai. Selain melatih otot, latihan ini juga berguna untuk membakar lemak secara efektif.

  1. Jumping jack

Jumping jack adalah gerakan olahraga ringan aerobik yang amat sederhana dan mudah dilakukan. Gerakan ini dapat melatih fleksibilitas otot bahu. Anda hanya perlu melompat sambil menepukkan tangan diatas sehingga otot bahu bekerja.

Latihan otot bahu jumping jack

Jumping jack

 

5 Olahraga Ringan Yang Bisa Dilakukan Di Rumah

Olahraga ringan —- Jika Anda malas keluar rumah untuk berolahraga, Anda bisa melakukan beberapa olahraga-olahraga sederhana di rumah Anda sendiri, dengan berbagai macam perangkat olahraga yang tersedia di pasaran saat ini.

Di bawah ini ada beberapa olahraga ringan yang mudah dan bisa Anda lakukan di rumah. Jadi tidak ada alasan lagi untuk setiap saat berolahraga.

Lompat Tali:

Lompat tali merupakan salah satu olahraga kardiovaskular yang paling mudah dan efektif. Sangat baik untuk Anda membangun kepadatan tulang dan meningkatkan kemampuan badan secara keseluruhan. Tidak hanya berfungsi mengecilkan paha, namun juga lengan tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Lakukan aktivitas ini selama 60 menit untuk membakar kalori sebanyak  ±550.

Push Up atau Angkat Beban:

Jika Anda ingin membentuk atau mengecilkan lengan, gerakan Push up ataupun angkat beban akan sangat berguna membangun otot trisep dan bisep. Tidak hanya itu, push up juga bermanfaat menguatkan tulang belakang dan bahu. Bagi pemula, sebaiknya lakukan push up dengan cara bertumpu pada dinding dengan posisi berdiri, ataupun meja. Pastikan Anda mengerjakannya di saat perut kosong agar tidak merasa mual. Sedangkan untuk Angkat beban (weight lifting), Anda dapat membeli barbel di pusat peralatan olahraga terdekat. Mulailah secara bertahap, mulai dari beban seberat 1,5 kilogram dan jika telah terbiasa Anda dapat menambah hingga 3 kilogram.

Sit Up dan Back Up:

Bagi Anda yang ingin membentuk otot perut yang lebih kencang hingga six pack, lakukan gerakan Sit Up dan Back Up. Sangat baik untuk dilakukan pada saat bangun tidur ketika perut belum terisi makanan. Lakukan sit up hingga dua puluh kali secara teratur untuk mengurangi perut buncit sedikit demi sedikit. Sedangkan Back up, sebagai kebalikan dari gerakan Sit up, dilakukan dengan cara tengkurap dan menggerakkan bagian atas tubuh ke atas dan ke bawah. Mintalah bantuan orang lain untuk menahan kaki Anda sehingga lebih mudah untuk melakukannya. Melakukan Sit up dan back up selama 60 menit dapat membakar kalori hingga ±260.

Naik turun tangga:

Jika Anda memiliki rumah bertingkat, keberadaan tangga bisa dimanfaatkan sebagai media olah gerak. Meski melelahkan, namun gerakan sederhana ini dapat meningkatkan metabolisme badan, membakar kalori, dan meningkatkan aliran darah serta detak jantung.

Pilates atau Aerobik:

Tidak perlu mendaftar di klub kebugaran untuk mendapatkan latihan Pilates dan Aerobik. Anda cukup membeli DVD pilates atau aerobik yang dapat dilakukan dirumah. Siapkan karpet (mat), pilates ball, dan kenakan pakaian yang nyaman untuk mengikuti instruksi yang ditampilkan. Tidak hanya berguna melatih fleksibilitas, namun juga kekuatan, daya tahan dan koordinasi antar kaki, perut, tangan, dan lengan. Untuk pilates, aktivitas yang di lakukan selama 60 dapat membakar kalori hingga ±200 dan untuk tingkat advanced hingga ±350 kalori.

Sebagai tips olahraga ringan di atas, penting untuk membuat target waktu latihan. Misalnya, untuk tahap awal awal, lakukan aktivitas olah tubuh ini selama 15 menit. Setelah itu, baru Anda dapat meningkatkan waktunya hingga 30 menit. Selain itu biasakan untuk melakukan aktivitas fisik ini secara teratur 2-3 kali seminggu.