Jenis Olahraga Ibu Hamil Sesuai dengan Usia Kandungannya

Olahraga memang menjadi salah satu elemen terpenting dalam hidup manusia karena dapat membantu menjaga kesehatan serta kebugaran tubuh seseorang. Semua orang seperti anak-anak, dewasa muda, remaja, lansia, sampai ibu hamil pun juga harus melakukan olahraga setiap harinya. Namun, bagi wanita yang sedang mengandung, tidak banyak olahraga yang dapat dilakukan mengingat ada janin yang sedang bertumbuh didalam kandungannya. Tapi sekarang tidak perlu khawatir, karena semua ibu yang sedang mengandung pun dapat melakukan olahraga setiap harinya. Tapi, ada pula yang tidak tahu olahraga ibu hamil apa yang cocok untuk mereka karena lama mengandungnya yang berbeda-beda.

Berikut adalah beberapa olahraga ibu hamil yang sesuai dengan usia mengandungnya yang tentunya akan menyehatkan ibu dan janinnya:

  • Bulan Pertama

Memang kebanyakan dari ahli kandungan memberitahu untuk memulai olahraga sejak usia kandungan sudah 6 bulan, namun ternyata di usia 1 bulan pun Anda dapat melakukan senam. Senam yang dilakukan biasanya berfokus untuk melatih pernapasan dengan cara menarik napas melalui hidung, tahan selama beberapa detik, dan lepaskan secara perlahan. Hal ini dapat dilakukan berulang-ulang selama 30 sampai 60 menit. Namun, jangan terlalu memforsir diri Anda sendiri, senam ini lebih baik di lakukan 3 sampai 5 kali seminggu.

  • Bulan Keempat

Saat memasuki bulan keempat, sang ibu pun pasti sudah nafsu untuk memakan makanan yang banyak. Olahraga yang tepat untuk usia ini adalah berjalan santai, lari kecil atau jogging, dan berenang. Hal ini dapat membuat sang ibu merasa energik dan membuatnya lebih gampang dan juga membuat nyaman saat tidur. Ini dikarenakan pada bulan-bulan yang lalu pasti susah untuk menentukan posisi tidur yang nyaman, namun karena usia kehamilan sudah memasuki bulan keempat, maka sang ibu pun dapat tidur dengan lebih bebas dan nyaman.

  • Bulan Keenam

Memasuki bulan keenam, olahraga yang dapat dilakukan oleh ibu yang sedang mengandung memang lebih banyak. Sang ibu dapat melakukan jogging, berenang, yoga, dan angkat beban namun tidak dianjurkan untuk mengangkat yang terlalu berat. Olahraga tersebut haruslah dilakukan secara rutin agar dapat mengembalikan energy sang ibu. Lakukanlah hal-hal tersebut selama 30 sampai 60 menit dalam sehari.

  • Bulan Kedelapan dan Kesembilan

Dalam bulan-bulan ini, sang ibu dapat melakukan senam hamil seperti mencium lantai, hip atau berbaring dan melekuk lutut, hand and back up train yaitu mengangkat kedua tangan ke atas kepala dan merapatkan telapak tangan dan tahan selama 20 detik, duduk bersila , merangkak, jongkok, kupu-kupu atau menaruh telapak tangan di depan dada dalam posisi duduk lalu mendorong lutut hingga menempel di lantai, dan jalan kaki juga dapat dilakukan dalam usia kehamilan ini. Semua olahraga ibu hamil tersebut dapat membantu melancarkan proses persalinan sang ibu.

 

Olahraga Ibu Hamil Tak Melulu Membosankan, Coba dengan Menari

Kehamilan tentu menjadi kabar yang amat membahagiakan bagi wanita. Hal ini lantaran banyak wanita yang menunggu-nunggu untuk bisa memiliki buah hati. Oleh karena itu bagi Anda yang saat ini sedang hamil, pastikan untuk selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan yang sehat dan jaga aktivitas. Jangan lupa juga untuk olahraga ibu hamil sehingga bisa menjaga tubuh Anda. Olahraga untuk Ibu hamil juga bermanfaat untuk memperkuat otot, memberikan kesehatan pada jantung hingga paru-paru.

Pada dasarnya, untuk wanita yang sedang hamil makin banyak dirinya bergerak maka akan makin mudah juga untuk dirinya dalam menerima perubahan berat badan serta perubahan bentuk tubuhnya selama hamil. Proses persalinan dengan Anda aktif bergerak juga kian mudah sehingga tidak ada alasan bagi wanita hamil untuk malas-malasan di rumah saja. Anda harus tetap bergerak secara aktif serta berolahraga.

Pada dasarnya banyak sekali olahraga untuk wanita hamil, namun banyak juga yang merasa bosan dengan olahraga yang itu-itu saja. Namun Anda juga bisa melakukan olahraga dengan menari. Ya, menari ternyata memberikan manfaat yang sama dengan olahraga pada umumnya untuk para Ibu hamil. Beberapa tarian yang bisa Anda coba misalnya tari jazz, salsa hingga samba sebagai olahraga yang ideal di awal masa kehamilan. Namun ketika kehamilan sudah kian besar, maka mungkin akan lebih sulit dilakukan.

Berikut ini beberapa manfaat olahraga Ibu hamil yang dilakukan dengan menari, diantaranya:

  • Menari mampu membantu dalam menjaga tulang punggung sehingga tetap lentur.
  • Anda juga bisa terbantu dalam mendapatkan postur tubuh yang baik karena gerakan dalam tarian.
  • Karena gerakannya yang cukup aktif, maka bisa membantu dalam menyehatkan paru-paru dan tulang.
  • Menari pun mampu menjadikan otot dasar panggul menjadi terlatih dalam bekerja sehingga lebih kuat. Keadaan otot lemah di bagian panggul memungkinkan Anda bisa dalam kondisi stres yakni keluar pipis saat batuk hingga bersin sehingga menari pun memberikan khasiat demikian.
  • Menari juga mampu membantu dalam memperkuat otot tulang belakang sehingga baik dalam hal persiapan melahirkan nantinya.
  • Jika Anda rutin olahraga menari, maka nantinya akan bermanfaat untuk mengurangi rasa nyeri serta membantu dalam membuat suasana hati yang jadi lebih baik.
  • Dengan adanya musik yang mengiringi, maka akan menjadikan Ibu hamil lebih relaks dan mengurangi stres yang ada.

Itulah beberapa manfaat menari yang bisa dilakukan sebagai olahraga Ibu hamil. Namun ada baiknya sebelum melakukannya untuk konsultasi kepada dokter lebih dulu sehingga olahraganya bisa disesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda serta kondisi kesehatan janin yang ada di dalam kandungan. Jangan lupa jika instruktur pun harus yang sudah berpengalaman mengajari Ibu hamil.

 

Tips Memilih Olahraga Ibu Hamil yang Tepat untuk Membantu Kelancaran Saat Proses Kelahiran

Ketika hamil wanita dan juga pasangannya akan sangat hati-hati untuk melakukan segala hal. Seperti memilih makanan yang dikonsumsi, tidak memaksakan diri untuk bekerja, memakai baju yang nyaman, dan berbagai hal kecil lainnya. Selain memantapkan diri secara materi seperti membeli barang bayi, orangtua juga akan bersiap untuk menyambut kelahiran bayi tersebut. Dan hal yang bisa dilakukan misalnya adalah tidak terlalu melakukan pekerjaan yang berat karena khawatir akan berakibat dan membahayakan bayi. Selain itu juga tidak berolahraga karena takut akan membuat bayinya mempunyai hal yang tidak diinginkan sebelum kelahiran. Padahal olahraga ibu hamil justru sangat baik untuk dapat melancarkan proses kelahirannya kelak.

Oleh karena itulah justru ibu hamil disarankan untuk tetap beraktivitas secara normal dan biasa asalkan tidak berlebihan. Hal tersebut juga bisa dilakukan dengan berolahraga asalkan memilih olahraga yang tepat untuk ibu hamil tersebut. Karena nantinya olahraga khusus untuk ibu hamil tersebut dapat untuk membantu memperlancar proses kelahiran bayi tersebut. Adapun beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memilih olahraga yang tepat untuk ibu hamil ini misalnya adalah sebagai berikut ini:

  • Konsultasikan dengan dokter

Langkah pertama yang aman untuk memilih olahraga ibu hamil yang tepat adalah dengan berkonsultasi dahulu dengan dokter. Anda bisa untuk berkonsultasi mengenai apa saja olahraga yang tepat untuk dilakukan dan nantinya dapat bermanfaat untuk membantu proses kelahiran lebih cepat. Dengan begitu Anda tidak akan mengambil jenis olahraga yang tidak tetap yang tidak sesuai dengan kondisi ibu hamil sendiri. Karena setiap ibu hamil biasanya mempunyai kondisi sendiri-sendiri mengenai kehamilannya. Dimana ada yang kuat dan juga lemah sehingga tidak disarankan untuk berolahraga dan harus bedrest atau istirahat saja.

  • Jenis olahraga

Dan hal selanjutnya adalah dengan hati-hati memilih olahraga yang tepat. Ada banyak sekali jenis olahraga yang bisa dilakukan untuk ibu hamil ini. Dari yang paling aman bisa dipilih adalah yoga ibu hamil yang akan membuat proses kelahiran lebih mudah. Selain itu ada beberapa olahraga lainnya yang tepat bisa dilakukan sehingga membuat ibu hamil beraktivitas dengan wajar selama proses kehamilan tersebut. Anda juga harus menghindari olahraga yang berat yang sekiranya akan berbahaya untuk bayi ataupun ibu hamil itu sendiri.

  • Waktu olahraga

Dan tips terakhir untuk olahraga ibu hamil adalah dengan memilih dan menemukan waktu olahraga yang akan dilakukan. Pastikan untuk berolahraga sewajarnya dan secukupnya saja. Sehingga memang berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda dahulu memang menjadi solusi yang baik. Sehingga mempunyai bayangan mengenai jenis olahraga yang dipilih sesuai dengan kondisi ibu hamil dan waktu olahraga yang disarankan untuk dilakukan ibu hamil tersebut.