Olahraga Renang untuk Si Kecil? Inilah Tips Pilih Kolam Renangnya!

Berenang merupakan salah satu olahraga yang amat menyenangkan. Tak hanya orang dewasa, namun banyak juga anak-anak yang menyukai olahraga yang satu ini. Tak heran jika kini banyak sekali orang tua yang mengajarkan anaknya untuk berenang sejak mereka kecil. Olahraga renang adalah olahraga yang baik untuk anak-anak karena ketika sejak bayi diajarkan berenang, maka keseimbangan tubuh pada anak pun akan banyak. Anak juga punya mampu punya daya memegang yang lebih baik nantinya.

Pada dasarnya, sejak dari lahir pun bayi sudah bisa diajak untuk berenang. Anda tak perlu menunggu hingga dirinya imunisasi. Namun memang waktu yang terbaik adalah ketika dirinya sudah menginjak usia 6 bulan ke atas. Berenang pastilah di kolam renang. Oleh karena itu Anda juga jangan mengabaikan keselamatan si kecil dengan memilihkan kolam renang terbaik untuknya dengan kriteria berikut ini:

  1. Bagi bayi dengan usia kurang dari 6 bulan, maka pastikan jika Anda tidak membawa dirinya ke kolam untuk semua usia. Hal ini lantaran suhu air yang ada terlalu dingin untuk dirinya. Bayi pada usia tersebut bisa berenang dengan suhu air sekitar 32 derajat celcius. Jika Anda sudah melihat dirinya seolah menggigil, maka segera angkat tubuhnya dan keringkan dengan handuk.
  2. Untuk ketinggian dari kolam renang yang aman untuk olahraga renang anak sendiri adalah ketika tingginya mencapai pundaknya. Dengan cara ini, maka hal ini dapat menjaga sehingga dirinya tetap hangat serta memudahkannya untuk bergerak di dalam air.
  3. Air yang ada di kolam renang tentunya mengandung klorin. Oleh karena itu jika si kecil punya kulit yang keringat ataupun kondisi eksim, maka disarankan orang tua juga harus waspada dan tanyakan pada dokter jika klorin bisa memberikan dampak negatif untuk dirinya. Oleh karena itu, mandikan dengan segera si kecil setelah dirinya berenang sehingga dampak negatif bisa lebih diminimalisir.
  4. Kolam renang tentunya adalah untuk umum. Karena dipenuhi oleh orang dengan ragam kondisi kesehatan, maka Anda juga perlu waspada karena biasanya banyak juga orang yang buang air kecil di dalam air kolam hingga penyakit yang diderita. Mengingat bayi belum mampu mengontrol kepala dengan baik, maka jangan sampai dirinya menelan air dengan jumlah yang besar dimana air kolam banyak dipenuhi kuman. Untuk itu ada baiknya berenang ketika kondisi sepi serta kolam bersih juga dianjurkan.

Itulah beberapa hal yang wajib diperhatikan setiap orang tua jika akan mengajak bayi untuk olahraga renang di kolam renang umum. Banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan dengan mengajak bayi ke kolam renang, namun jangan sampai mengabaikan keamanannya.

 

Ini Dia Olahraga Wanita Hamil 8 Bulan & 9 Bulan

Olahraga wanita hamil — Selama masa-masa kehamilan, seorang wanita akan dituntut untuk menjaga pola hidup sehat, seperti menjaga asupan nutrisi untuk bayi di dalam kandungan Anda, selain itu ada beberapa gerakan – gerakan olahraga ringan yang bisa membantu tubuh Anda tetap berstamina, olahraga bisa membuat ibu hamil menjadi berenergi dan juga menyehatkan janin yang ada di dalam kandungan.

Olahraga yang dilakukan untuk ibu-ibu hamil tua, pun akan membantu persalinan mereka menjadi lancar. Berikut olahraga wanita hamil 8 bulan & 9 bulan.

 

  • (Olahraga Ringan Untuk Wanita Hamil 8 bulan)

 

Olahraga untuk ibu hamil yang bisa dilakukan saat usia perkembangan janin 8 bulan adalah dengan senam hamil. Senam hamil ini berbeda dengan senam hamil yang dilakukan saat usia kandungan masih muda. Gerakan senam hamil yang bisa dilakukan ibu hamil usia 8 bulan adalah sebagai berikut ini :

Hand and back up train – Cara pertama melakukan gerakan ini adalah dengan mengangkat lengan lurus di atas kepala, posisi telapak tangan saling berhadapan. Tahan posisinya agar tetap seperti itu selama 20 detik. Cara yang kedua adalah regangkan kedua lengan selebar mungkin setelah 20 detik terlewati. Ulangi gerakan ini selama 5 kali.

Hip – Gerakan senam ini bisa dilakukan dengan cara posisi lutut yang ditekuk dan berbaring telentang. Ambil nafas menggunakan hidung dan mengencangkan otot bagian perut dan juga bokong.

Mencium lantai – Gerakan senam ini bermanfaat untuk memperbaiki posisi bayi agar tidak sungsang dan bisa masuk ke dalam panggul. Gerakan awalnya bisa dengan posisi jongkok kemudian membungkuk secara perlahan kemudian posisi seperti mencium lantai. Tahan posisi ini selama 10 detik. Ketika sudah hampir mencium lantai, kembalilah ke dalam posisi semula. Lakukanlah sesering mungkin.

 

  • (Olahraga Ringan Untuk Wanita Hamil 9 bulan)

Usia perkembangan janin 9 bulan adalah usia kehamilan yang mendekati persalinan. Oleh sebab itulah gerakan senam hamil yang dilakukan diharapkan agar memudahkan tand- tanda akan melahirkan. Berikut ini gerakan senam hamil yang bisa bermanfaat untuk membantu proses persalinan kelak :

Duduk bersila – Gerakan yang bisa digunakan atau dilakukan adalah dengan duduk bersila dan letakkan kedua tangan di atas paha. Posisi ini sama saat melakukan yoga. Aturlah pernafasan dengan menghirup udara perlahan-lahan dan mengeluarkannya secara perlahan.

Merangkak – Posisi merangkak juga bisa digunakan untuk melancarkan persalinan. Caranya adalah dengan merangkak dan mengempiskan perut kemjudian mengerutkan bagian dubur. Ulangi gerakan ini sebanyak 8 kali sehari.

Jongkok – Caranya diawali dengan berdiri tegak, kemudian jongkok secara perlahan-lahan dengan mempertahankan posisi punggung agar tetap tegak. Tahan posisi ini selama 10 menit kemudian posisi kembali ke posisi berdiri. Gerakan ini bermanfaat dalam mengencangkan otot panggul dan juga otot paha.

Kupu-kupu – Cara melakukan gerakan ini cukup mudah yaitu dengan duduk di lantai. Pertemukan kedua telapak tangan di depan dada kemudian doronglah lutu