Manfaat Yoga Buat Anak – Anak

Manfaat yoga —- Pernahkah Anda berpikir untuk membawa anak-anak Anda ke kelas yoga anak-anak? Anak-anak dapat baik kesehatannya kegiatan Yoga, tapi ini adalah salah satu yang saya pikir Anda harus membuat waktu untuk kelas yoga buat anak-anak anda.

Kelas yoga terencana untuk anak-anak akan dapat mengajari mereka Delapan Tungkai Yoga dengan cara yang menarik. Kelas yoga anak-anak mencakup dasar yoga, permainan yoga, pose yoga, dan banyak lagi. Kelas berkreasi secara kreatif membuat anak-anak tetap terlibat dan mengajarkan mereka untuk melepaskan stres, mendengarkan, bersenang-senang saat berolahraga, dan bekerja sama dengan baik.

Manfaat yoga bisa Meningkatkan keseimbangan akan membantu aktivitas seperti berjalan, berlari, dan belajar mengendarai sepeda. Kapan pun kita mencoba untuk belajar dan melakukan sesuatu yang baru, entah itu yoga atau balet, otak kita membuat koneksi neuronal baru. Itu berlaku untuk orang dewasa juga. Pikirkan semua hal baru yang dipelajari anak di kelas yoga; Pose, keterampilan mendengar, istilah yoga baru (mungkin dalam bahasa Sanskerta), mediasi, atau latihan pernapasan. Itu banyak koneksi baru.

Jadi untuk menjaga kesehatan lahir dan batin anak-anak anda, olahraga yoga bisa menjadi pilihan dan alternatif sebagai olahraga baru buat anak-anak anda.

Berikut manfaat yoga buat anak – anak:

  • Meningkatkan kekuatan otot, membuat tubuh kuat, lentur, dan rileks.
  • Menyeimbangkan produksi hormonal dan meningkatkan sirkulasi darah, sehingga meningkatkan kesehatan secara menyeluruh dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Mengolah tulang punggung dan sistem saraf pusat dan meningkatkan koordinasi tubuh.
  • Memperdalam napas, dengan demikian meningkatkan asupan oksigen yang akan melancarkan kinerja organ tubuh, juga meningkatkan konsentrasi dan ketenangan pikiran.

Sedangkan bagi mental dan pikiran, yoga bagi anak bermanfaat untuk:

  • Memberi sensasi feel good, meningkatkan rasa menghargai diri sendiri serta kemampuan untuk berekspresi sehingga dapat mengoptimalkan minat dan bakat yang dimiliki seorang anak.
  • Mengasah daya imajinasi dan empati anak. Melakukan pose-pose yoga yang cukup banyak memakai nama hewan, tumbuhan, dan benda-benda alam lain, sambil membayangkan benda aslinya, akan membuat daya imajinasi mereka berkembang.
  • Melatih anak-anak untuk memiliki disiplin diri, sebagaimana  yang terlihat dari cara berlatih yoga. Latihan yoga ‘menuntut’ setiap gerakan dilakukan dengan teliti dan hati-hati, menahan beberapa pose, dan melakukan teknik napas dengan baik.
  • Membangun komunikasi dan kedekatan di antara anggota keluarga. Latihan yoga yang dilakukan bersama, ibu – anak – bahkan nenek, bisa jadi bahan obrolan atau diskusi yang baik.

Semoga ulasan manfaat olahraga yoga di atas bisa bermanfaat bagi Anda dan bisa Anda jadikan referensi terbaru. Terimakasih sudah menyimak artikel di atas. Sekian dan terimakasih.

5 Olahraga Ringan Yang Bisa Dilakukan Di Rumah

Olahraga ringan —- Jika Anda malas keluar rumah untuk berolahraga, Anda bisa melakukan beberapa olahraga-olahraga sederhana di rumah Anda sendiri, dengan berbagai macam perangkat olahraga yang tersedia di pasaran saat ini.

Di bawah ini ada beberapa olahraga ringan yang mudah dan bisa Anda lakukan di rumah. Jadi tidak ada alasan lagi untuk setiap saat berolahraga.

Lompat Tali:

Lompat tali merupakan salah satu olahraga kardiovaskular yang paling mudah dan efektif. Sangat baik untuk Anda membangun kepadatan tulang dan meningkatkan kemampuan badan secara keseluruhan. Tidak hanya berfungsi mengecilkan paha, namun juga lengan tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Lakukan aktivitas ini selama 60 menit untuk membakar kalori sebanyak  ±550.

Push Up atau Angkat Beban:

Jika Anda ingin membentuk atau mengecilkan lengan, gerakan Push up ataupun angkat beban akan sangat berguna membangun otot trisep dan bisep. Tidak hanya itu, push up juga bermanfaat menguatkan tulang belakang dan bahu. Bagi pemula, sebaiknya lakukan push up dengan cara bertumpu pada dinding dengan posisi berdiri, ataupun meja. Pastikan Anda mengerjakannya di saat perut kosong agar tidak merasa mual. Sedangkan untuk Angkat beban (weight lifting), Anda dapat membeli barbel di pusat peralatan olahraga terdekat. Mulailah secara bertahap, mulai dari beban seberat 1,5 kilogram dan jika telah terbiasa Anda dapat menambah hingga 3 kilogram.

Sit Up dan Back Up:

Bagi Anda yang ingin membentuk otot perut yang lebih kencang hingga six pack, lakukan gerakan Sit Up dan Back Up. Sangat baik untuk dilakukan pada saat bangun tidur ketika perut belum terisi makanan. Lakukan sit up hingga dua puluh kali secara teratur untuk mengurangi perut buncit sedikit demi sedikit. Sedangkan Back up, sebagai kebalikan dari gerakan Sit up, dilakukan dengan cara tengkurap dan menggerakkan bagian atas tubuh ke atas dan ke bawah. Mintalah bantuan orang lain untuk menahan kaki Anda sehingga lebih mudah untuk melakukannya. Melakukan Sit up dan back up selama 60 menit dapat membakar kalori hingga ±260.

Naik turun tangga:

Jika Anda memiliki rumah bertingkat, keberadaan tangga bisa dimanfaatkan sebagai media olah gerak. Meski melelahkan, namun gerakan sederhana ini dapat meningkatkan metabolisme badan, membakar kalori, dan meningkatkan aliran darah serta detak jantung.

Pilates atau Aerobik:

Tidak perlu mendaftar di klub kebugaran untuk mendapatkan latihan Pilates dan Aerobik. Anda cukup membeli DVD pilates atau aerobik yang dapat dilakukan dirumah. Siapkan karpet (mat), pilates ball, dan kenakan pakaian yang nyaman untuk mengikuti instruksi yang ditampilkan. Tidak hanya berguna melatih fleksibilitas, namun juga kekuatan, daya tahan dan koordinasi antar kaki, perut, tangan, dan lengan. Untuk pilates, aktivitas yang di lakukan selama 60 dapat membakar kalori hingga ±200 dan untuk tingkat advanced hingga ±350 kalori.

Sebagai tips olahraga ringan di atas, penting untuk membuat target waktu latihan. Misalnya, untuk tahap awal awal, lakukan aktivitas olah tubuh ini selama 15 menit. Setelah itu, baru Anda dapat meningkatkan waktunya hingga 30 menit. Selain itu biasakan untuk melakukan aktivitas fisik ini secara teratur 2-3 kali seminggu.