Kriteria Sepatu Lari Yang Berkualitas

Salah satu faktor yang mendukung aktivitas lari menjadi lebih nyaman dan menyenangkan adalah penggunaan sepatu yang tepat. Desain dan bahan sepatu lari berbeda dengan sepatu yang difungsikan untuk kegiatan lainnya, seperti: ke kantor, olaraga naik sepeda dsb. Berikut ini beberapa hal yang harus dipertimbangkan jika Anda akan membeli/ memilih sepatu lari yang berkualitas:

Pronasi Telapak Kaki

Ada tiga jenis gerakan telapak kaki (pronasi) yaitu:

  • Gerakan sub pronasi adalah gerakan melengkung dimana telapak kaki tidak berayun.
  • Gerakan normal yaitu gerakan yang ayunannya sedikit
  • Dan gerakan over pornasi atau rata adalah gerakan yang sangat berayun.

Setiap tipe gerakan tersebut membutuhkan jenis sepatu lari yang berbeda-beda pula. Sepatu netral untuk kaki yang melengkung, sepatu stabilitas untuk kaki yang normal. Sedangkan sepatu kontur gerak untukkaki rata.

Selain itu kontur permukaan sol bawah sepatu sebaiknya sesuai dengan kontur permukaan kaki. Hal ini dilakukan agar beban kaki menyebar dengan rata. Apabila menggunakan sepatu yang tidak tepat bisa menyebabkan rasa tidak nyaman dan cidera.

Cushioning Atau Bahan Peredam

Pada saat kaki sedang belari dan menginjak permukaan sebenarnya sedang menghasilkan tegangan impuls yang besar ke kaki. Jika dilakukan secara terus menerus bisa menyebabkan kaki terkena cidera. Untuk menghindari hal tersebut maka diperlukan sepatu yang memiliki peredam. Semakin jauh jarak lari yang harus ditempuh maka daya redam sepatu harus lebih baik.

Berat Sepatu

Bobot atau berat sepatu mempengaruhi kecepatan berlari. Semakin ringan sepatu maka semakin cepat lari yang akan dihasilkan. Misalnya setiap 100 gram masa yang dikurangi bisa mempersingkat waktu hingga 1,8 detik setiap kilometernya.

Diperlukan kombinasi yang tepat antara bahan peredam dan berat sepatu untuk menghasilkan sepatu yang terbail. Jika sepatu cukup ringan bisa mencapai kecepatan yang diinginkan. Namun diperlukan peredam agar pelari tidak cidera.

Kelenturan Sepatu

Sepatu lari harus memiliki sifat menyerap energi gerak dalam suatu besaran tertentu. Pada waktu kaki melangkah ke belakang maka sepatu akan tertekuk. Apabila sepatu tidak lentur maka energi gerak akan terserap habis sehingga kecepatan lari akan melambat.

Jadi usahakan sepatu memiliki sifat lentur untuk kebutuhan konservasi energi gerak yang lebih baik. Sebelum membeli tes sepatu terlebih dulu dengan cara menekkukkan sepatu.

Memiliki Ventilasi

Pada kondisi tertentu suhu di dalam sepatu bisa berada pada batas normal. Namun jika terus menerus digunakan apalagi dalam waktu yang relatif lama bisa membuat suhu di dalam sepatu menjadi panas. Kondisi tersebut bisa membuat aktivitas lari menjadi tidak nyaman. Jadi, sebaiknya pilih sepatu lari yang memiliki ventilasi yang baik agar kondisi kaki tetap sejuk.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *