Daftar Olahraga Atletik yang Cocok untuk Penderita Asma

Banyak sekali orang di dunia ini yang menderita penyakit asma. Ya, salah satu penyakit pernapasan ini memang amat mengganggu aktivitas. Berbagai macam hal bisa jadi pemicu asma mulai dari kelelahan, stres, hawa dingin, emosional dan masih banyak lagi. Kadang olahraga pun menjadikan para penderita asma ini berusaha keras karena harus menjaga dirinya agar tidak kambuh. Meski begitu jangan sampai menjadikan asma menjadi alasan untuk Anda tidak berolahraga. Olahraga atletik bisa jadi pilihan untuk para penderita asma, tapi memang harus banyak di pilah-pilih.

Asma adalah kondisi di jangka panjang dimana penderita merasa sesak pada napas, sesak di dada hingga batuk dan sulit bernapas. Asma ini sebabnya adalah karena pembengkakan di dinding saluran udara dimana membawa udara masuk dan keluar dari paru. Bagi penderita asma, maka paru-parunya lebih sensitif pada banyak hal, termasuk juga olahraga. Olahraga bisa memicu munculnya asma karena udara saat olahraga lebih membuat sensitif di wilayah pernapasan sehingga menjadikan timbulnya asma.

Perlu diketahui serangan asma dapat terjadi jika aktivitas fisik yang dilakukannya adalah terlalu berat sehingga napas tidak dapat dikontrol. Oleh karena itu penderita asma memang harus pilah-pilih kembali tentang olahraga yang bisa dipilihnya. Beberapa olahraga atletik berikut ini tidak akan menyulitkan Anda dan menyenangkan, diantaranya:

  1. Jalan kaki – penelitian sudah menunjukkan jika berjalan kaki selama tiga kali dalam seminggu hingga 12 minggu mampu memberikan efek kendali pada asma serta meningkatkan kebugaran di tubuh tanpa harus menyulut gejala asma. Anda bisa mencoba berjalan dengan diiringi pemanasan lebih dulu dan diakhiri dengan pendinginan.
  2. Yoga – tentu Anda sudah tahu jika yoga adalah olahraga yang tidak membutuhkan banyak gerakan keras. Yoga lebih fokus pada pernapasan dan juga pada kelenturan tubuh sehingga penderita asma pun bisa aman juga ketika melakukan yoga.
  3. Bersepeda – banyak penderita asma yang kerap kambuh ketika bersepeda. Namun Anda bisa juga mengendalikan asma Anda dengan bersepeda hanya berkecepatan sedang atau lambat sehingga tidak terlalu capek.
  4. Bulutangkis – olahraga bulutangkis memang menjadikan Anda bergerak secara aktif, namun tetap saja bulutangkis bisa dikendalikan ritme permainan dan kecepatannya sehingga bisa diatur napasnya.
  5. Lari – lari memang butuh ketahanan lebih bagi para penderita asma. Meski begitu Anda bisa mengatur ritme lari Anda dengan lari secara santai dengan jarak yang pendek.

Itulah beberapa olahraga atletik yang bisa Anda jadikan pilihan jika Anda adalah penderita asma. Jadi kini asma bukan lagi alasan untuk malas berolahraga bukan? penderita asma pun tetap butuh menggerakkan tubuhnya sehingga tetap bisa sehat dan tubuh pun tetap terolah dan bergerak.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>