Apa Saja Sih Olahraga yang Dapat Dilakukan oleh Kaum Difabel?

Sudah sering mendengar kata difabel? Pastinya sudah ya, mungkin saja di antara Anda yang membaca juga memiliki keterbatasan dalam beraktivitas. Atau mungkin saja bagi Anda yang berada di tengah-tengah kaum difabel sudah sering sekali mendengar kata-kata ini.

Klik disini untuk mendapatkan info menarik lainnya terkain asian para games

Anda pasti juga sudah mendengar kan tentang perhelatan kompetisi olahraga terbesar se-Asia khusus untuk penyandang disabilitas atau kaum difabel kan? Ya, ini merupakan salah satu bukti sejarah bahwa kaum difabel juga berprestasi. Untuk pendaftaran volunteer asian para games 2018 ini sudah dibuka hingga 17 Agustus lalu. Eitss, bagi Anda yang ketinggalan untuk mendaftar, Anda masih bisa untuk ikut mendukung mereka yang berkompetisi dengan menjadi supporter ya.

Dalam kompetisi olahraga terbesar se-Asia ini, para penyandang disabilitas juga dapat berkompetisi layaknya pada pertandingan yang diadakan oleh orang yang normal secara fisik. Tentunya, atas usaha dan kerja keras, kaum difabel ini juga turut serta mengharumkan nama bangsa Indonesia di Asian Para Games 2018. Tidak banyak hal yang berbeda untuk melakukan serangkaian olahraga yang akan dijalani, baik bagi penyandang disabilitas maupun non disabilitas.

Pemerintah Indonesia juga telah mengatur dalam Undang-Undang Negara Indonesia pada nomor 3 tahun 2005 dalam pasal 30 ayat (1) tentang adanya Sistem Keolahragaan Nasional yang menjelaskan bahwa pembinaan dan pengembangan kaum difabel dapat dilaksanakan dan diarahkan untuk meningkatkan kesehatan, meningkatkan rasa percaya diri, dan tentunya prestasi dalam keolahragaan. Yang mana dengan adanya peraturan perundang-undangan tersebut dapat meminimalisasi adanya diskriminasi terhadap kaum difabel yang tidak boleh diikutsertakan dalam kompetisi keolahragaan.

5 cabang olahraga yang ramah untuk kompetisi pada penyandang disabilitas atau kaum difabel :

  • Sepak Bola

Tidak ada hal yang berbeda berdasarkan kondisi lapangannya, baik untuk kaum difabel atau yang non difabel. Bagi kaum difabel bidang visual atau yang sering kita sebut dengan tuna netra, perlombaan bidang olahraga sepak bola ini terdiri atas tim yang berisi lima orang. Lapangan bola ditambahkan papan di sekelilingnya serta rancangan bola yang di desain tidak dapat mengeluarkan suara. Sepak bola yang dimainkan oleh kaum difabel visual dimainkan dengan adanya arahan suara dari pelatihnya tersebut.

  • Memanah

Olahraga memanah juga tentunya sangat menarik bagi kita. Baik bagi penyandang disabilitas maupun non disabilitas, semuanya menggunakan alat yang sama, yaitu busur dan panah. Bedanya, Anda dapat melihat bahwa kaum difabel duduk di kursi roda saat akan menembakkan panahnya. Tidak jarang pula saat ini sudah banyak kelompok atau klub memanah khusus untuk difabel. Tidak terasa semangat akan kian mengalir bagi sesama pesertanya. Olahraga memanah juga merupakan salah satu olahraga yang dilombakan pada Asian Para Games.

  • Catur

Apalagi dalam cabang olahraga catur ini, tidak perlu memberatkan secara fisik. Dalam catur juga tidak terdapat perbedaan cara bermain, baik bagi penyandang disabilitas maupun non disabilitas. Hanya saja dibutuhkan kecerdasan otak untuk mengungguli lawannya, tak jarang mereka yang terbatas fisiknya terkadang mampu mengungguli lawan yang normal secara fisik.

  • Berenang

Seperti yang kita ketahui dan sudah sering kita jumpai, bahwa banyak atlet dengan keterbatasan fisik lebih unggul dalam berenang. Cabang olahraga renang ini juga sudah masuk di kancah internasional, tentunya para atlet difabel ini dapat menunjukkan eksistensinya di mata dunia, bahkan dari segi kecepatan, terkadang mampu mengungguli altet dengan fisik yang normal.

  • Basket

Bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik kaki yang cidera secara permanen, tentunya akan bertanding basket dengan bantuan kursi roda. Namun, siapa sangka walau dengan bantuan kursi roda mereka tak kalah gesitnya untuk merebut dan memasukkan bola ke dalam ring basket, yang belum tentu dapat dilakukan oleh orang yang memiliki fisik sempurna.

referensi artikel: http://anekajerseybola.com/asian-para-games-2018-difabel-adalah-kekurangan-yang-sempurna/

Selain kelima cabang olahraga di atas yang dapat dilakukan oleh kaum difabel tentunya masih ada lagi cabang olahraga lainnya seperti berlayar, atletik, tenis meja, dan lain-lain. Nah, bagi Anda yang memiliki keterbatasan secara fisik, Anda tidak perlu khawatir untuk melakukan hal-hal yang dapat Anda tonjolkan secara prestasi, buktikan pula bahwa Anda mampu untuk memulai hingga menyelesaikan kompetisi. Tak lupa bahwa Bukalapak sebagai Official Sponsor pada Asian Para Games ini akan senantiasa mendukung dan berusaha memfasilitasi yang terbaik dalam penyelenggaraan Asian Para Games yang ramah bagi para penyandang disabilitas. Karena apapun yang kita lakukan untuk hal kebaikan, tentunya akan diikuti pula hal kebaikan yang ada di sekitar kita. Ikuti terus perkembangannya Asian Para Games 2018 ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>