Tips Olahraga yang Baik untuk Ibu Hamil

Ketika menjalani masa kehamilan, seorang ibu hamil memang dianjurkan untuk rutin melakukan aktivitas olahraga ringan. hal ini disebabkan agar menjaga kebugaran sang ibu, selain itu agar nantinya janin yang berada di dalam kandungan tetap sehat dan terjaga. Walaupun begitu, bukan berarti semua kegiatan olahraga boleh dilakukan. Anda sebagai seorang ibu hamil harus pintar memilih apa saja olahraga yang boleh Anda lakukan. Dengan rutin melakukan kegiatan olahraga saat hamil, hal ini juga meminimalisir terjadinya keluhan kehamilan. Lantas, apa saja tips olahraga yang baik itu?

Pertama, yoga. Melakukan latihan seperti yoga ini aman dilakukan bagi ibu hamil karena termasuk dalam latihan pernafasan. Gerakan prenatal yoga sengaja dirancang secara khusus agar dapat melatih otot rahim dan juga panggul sehingga bisa membantu menunjang perkembangan janin dan mempersiapkan tubuh untuk melalui proses bersalin, selain itu gerakan prenatal ini bisa membantu melancarkan pencernaan serta sistem sirkulasi tubuh. Melalui yoga, rasa nyeri yang sering dirasakan ketika kehamilan akan berkurang dan dapat meningkatkan mood baik ibu hamil.

Tips olahraga yang kedua adalah Pilates. Selain melakukan olahraga yoga, Anda dapat melakukan Pilates, Pilates ini dapat memperkuat otot yang memiliki peran penting ketika proses melahirkan yakni panggul dan perut. Gerakan Pilates akan menekan fleksibilitas, ketahanan otot serta keseimbangan. Untuk Anda yang tertarik menjalani Pilates, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan, seperti:

  • Pilih matras yang sedikit kasat dan tidak licin di lantai. Pemilihan matras ini untuk mengurangi resiko terpeleset saat melakukan Pilates,
  • Gunakan alat bantu. Alat bantu yang bisa Ana pergunakan seperti bantal kecil atau gulungan halus sebagai pengganjal bagian bawah lutut,
  • Cari instruktur yang ahli. Saat Anda akan melakukan Pilates, pilih instruktur yang benar-benar ahli untuk membantu melakukan gerakan ibu hamil,
  • Untuk Anda yang sekarang berada di trimester kedua, hindari gerakan terlentang karena akan membahayakan.

Ketiga, aerobik. Latihan seperti aerobik biasanya memerlukan gerakan yang aktif. Anda tidak perlu khawatir saat melakukan gerakan seperti aerobik karena gerakan untuk ibu hamil biasanya gerakan yang tidak memerlukan melakukan aktivitas melompat sehingga gerakan yang dilakukan adalah gerakan yang nyaman. Dengan melakukan senam seperti aerobik ini, tubuh Anda akan lebih terjaga kebugaran nya, dan meningkatkan kekuatan otot hingga meredakan sakit punggung. Gerakan aerobik juga akan membantu melancarkan persalinan.

 Baca Juga : Cara Olahraga Senam Ibu Hamil yang Paling Tepat untuk Perlancar Proses Persalinan

Keempat, berenang. Olahraga paling baik yang dapat dilakukan oleh ibu hamil adalah berenang. Banyak ibu hamil yang memilih olahraga renang karena tubuh mereka bisa menjadi lebih ringan. berenang dapat Anda lakukan sejak kandungan berada di trimester pertama, Namun saat kandungan berada di usia lebih dari 7 bulan, Anda harus berhati-hati karena biasanya keseimbangan akan berkurang. Berenang dapat membantu ibu hamil mempermudah saat bersalin, melancarkan peredaran darah atau sirkulasi darah, hingga meningkatkan fungsi dari paru-paru dan jantung. Gerakan renang juga akan mengurangi pembengkakan saat hamil.

Tips olahraga terakhir ialah berjalan. Hanya sekedar berjalan di sore hari ternyata memiliki manfaat yang besar untuk para ibu hamil. Jika Anda rajin berjalan kaki, hal ini akan melatih jantung janin sehingga lebih sehat sekaligus memperlancar peredaran darah. Berjalan kaki juga membantu penurunan kepala bayi sehingga saat mendekati proses persalinan, kepala bayi bisa berada di posisi yang tepat dan persalinan pun akan menjadi lebih mudah. Olahraga berjalan kaki juga menjadi olahraga yang paling aman dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>