8 Makanan untuk Darah Rendah saat Berpuasa

Darah rendah atau hipotensi adalah salah satu penyakit yang paling sering dijumpai oleh masyarakat Indonesia. Hipotensi memiliki gejala yang umum dijumpai seperti pusing, mudah lelah dan lesu, dan dapat berujung pingsan. Saat bulan Ramadhan seperti saat ini, beberapa menu makanan untuk darah rendah cukup berguna bagi penderita hipotensi.

Simak 8 makanan yang cukup bagus untuk seseorang bertekanan darah rendah berikut:

  1. Daging merah

Daging merah dari kambing dan sapi yang segar sangat kaya akan vitamin B12. Sedangkan kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia, yang juga berdampak pada penurunan tekanan darah. Oleh sebab itu beberapa olahan daging seperti sate, daging panggang ala barbeque, juga tumis daging lada hitam adalah menu yang sangat tepat untuk sahur bagi para penderita hipotensi.

 

  1. Hati ayam

Kaya akan asam folat, hati ayam tidak hanya bermanfaat bagi bayi dan ibu hamil. Olahan hati ayam juga dapat meningkatkan tekanan darah seseorang, sehingga cukup baik dihidangkan saat buka atau sahur. Beberapa menu seperti hati ayam goreng lalap, sambal goreng ati, semur hati ayam selain nikmat ternyata cukup bermanfaat. Namun karena kandungan kolesterol yang juga tinggi, konsumsinya juga perlu dikontrol dengan baik.

 

  1. Kacang-kacangan

Selain cocok disajikan sebagai camilan saat nonton bola, berkumpul bersama teman, atau sekedar snack rumahan, kacang-kacangan juga dapat dimanfaatkan sebagai camilan sehat penderita hipotensi. Tingginya protein dan mineral dengan vitamin B12, kacang-kacangan seperti kacang tanah atau mede biasa dicerna secara perlahan dalam perut sehingga turut membantu meningkatkan tekanan darah.

 

  1. Telur

Bahan makanan yang satu ini memiliki fungsi yang beragam dalam pengolahan makanan. Dari bahan pembuat kue, hingga tambahan sup. Sebagai jajanan seperti telur gulung atau sebagai lauk utama Bersama sambal dan nasi hangat. Telur yang kaya protein ternyata juga dapat meningkatkan tekanan darah rendah. Pemilihan beragam menu berbahan dasar telur adalah strategi terbaik bagi penderita hipotensi yang sering kesiangan saat bangun sahur. Mulai dari telur dadar, telur mata sapi, omlet, atau pizza mie, penyajiannya membutuhkan waktu yang tak lebih dari 10 menit. Sangat cepat bukan?

 

  1. Kismis

Buah kering ini dapat meningkatkan fungsi kelenjar adrenal. Hormon jenis ini adalah hormon utama yang mengatur keseimbangan tekanan darah, sehingga sangat penting untuk memaksimal kinerjanya guna mencegah turunnya tekanan darah.

 

  1. Zaitun

Buah zaitun yang juga dapat dimanfaatkan untuk menjaga tekanan darah seseorang agar tidak terus turun. Buah zaitun memiliki rasa alami gurih dan asin, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bumbu tambahan olahan buka dan sahur seorang dengan darah rendah. Kandungannya yang kaya akan vitamin E, zat besi, dan seng aktif, teruji secara klinis guna meningkatkan jumlah sel darah merah.

 

  1. Pisang

Meskipun mudah ditemui dan harganya murah, pisang adalah buah yang kaya gizi dan mineral. Pisang dapat membantu menstabilkan tekanan darah dalam tubuh manusia berkat kandungan vitamin B12 dan zat besinya. Konsumsi pisang secara rutin tidak hanya bagus untuk pencernaan, namun juga bermanfaat untuk stabilizer bagi penderita hipotensi maupun hipertensi

 

  1. Bayam

Bukan rahasia umum bahwa bayam adalah jenis sayuran yang sangat banyak mengandung zat besi dan asam folat. Selain dua komponen tersebut, bayam juga mengandung protein, kalsium, kalium, magnesium, dan berbagai vitamin yang dapat meningkatkan produksi sel darah merah dan mengatasi tekanan darah rendah secara optimal.

 

Itulah makanan untuk tekanan darah rendah yang bisa dikonsumsi saat Ramadhan agar ibadahmu lebih optimal.