Home Olahraga Indoor Atur Olahraga saat Puasa, Bantu Kebugaran dan Semangat Tetap Terjaga

Atur Olahraga saat Puasa, Bantu Kebugaran dan Semangat Tetap Terjaga

by Sarah Amelia

Tahukah kamu bahwa olahraga rutin tidak hanya meningkatkan kondisi fisik namun juga meningkatkan daya kerja otak serta stabilitas hormon yang dapat merangsang perasaan bahagiamu? Oleh sebab itu, olahraga saat puasa merupakan salah satu strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas ibadah kita dan produktivitas kerja lainnya. Tapi banyak juga yang merasa bahwa olahraga saat puasa berdampak pada kelelahan dan rasa lemas yang akhirnya malah mengganggu kualitas ibadah di bulan Ramadhan.

Oleh sebab itu, mengatur waktu dan jenis olah raga saat berpuasa merupakan strategi terbaik yang harus kita pahami agar kualitas Ramadhan kita semakin meningkat. Karena berpuasa itu tidak hanya menahan diri untuk tidak makan dan minum, tapi juga tetang peningkatan mutu jasmani maupun rohani kita selama 30 hari.

Pertama, kita harus tentukan dulu waktu yang tepat untuk berolahraga di kala puasa. Ada tiga waktu pilihan yang dapat kamu sesuaikan dengan aktivitas kantormu, agar produktivitas tak terganggu:

  1. Menjelang berbuka

Waktu yang paling baik untuk berolahraga saat kamu berpuasa adalah waktu-waktu menjelang berbuka. Di waktu ini, kamu dapat menjalankan olahraga dengan intensitas sedang seperti jogging, sepeda, angkat beban, atau bahkan futsal. Perlu dicatat bahwa olahraga ketika perut kosong sangat efektif membakar lemak dalam tubuh.

Oleh sebab itu, mencoba olahraga saat menjelang olahraga adalah win-win solution. Selain dapat membantu menurunkan berat badan dan membentuk badan lebih ideal, proses ini tentunya dapat membantu meningkatkan rasa lapar, yang berdampak pada tingginya serapan nutrisi dari makanan berbuka. Kamu juga tidak perlu takut akan dehidrasi, karena kamu bisa minum dengan cukup setelah azan magrib berkumandang.

 

  1. Setelah berbuka, selepas magrib
Baca Juga:  7 Jenis Olahraga Kardio yang Dapat Membakar Lemak

Setelah berbuka, antara magrib dan isya ternyata juga dapat dipakai untuk olahraga ringan. Stretching cukup aman dilakukan saat ini, dengan catatan kamu telah memastikan bahwa seluruh makan telah tercerna. Biasanya seseorang butuh waktu 15-20 menit setelah makan sampai pencernaan dari lambung ke usus berakhir. Durasi olahraga di waktu ini juga tidak terlalu lama, cukup 5-10 menit saja.

 

  1. Setelah sahur, selepas subuh

Sehabis sahur juga dapat kamu gunakan untuk berolahraga tanpa takut merasa lapar loh! Asal kamu juga harus bisa memilih porsi olahraga yang ringan dan durasi yang cukup. Tidak perlu sampai lelah, asalkan konsisten, kegiatan ringan ini bisa sangat bermanfaat baik untuk tubuh dan kejernihan pikiranmu.

 

Setelah mengetahui waktu-waktu terbaik berolahraga saat bulan Ramadhan, kini saatnya kita atur jenis olahraga yang bisa kamu laksanakan.

  1. Jogging dan Bersepeda

Lari kecil di taman dekat rumah, keliling kompleks sambil mencari takjil, atau lari pagi setelah sahur adalah pilihan olahraga yang sangat tepat. Bisa dengan kaki atau bersepeda, olahraga ini selain efektif membakar lemak tentunya juga bermanfaat sebagai refresher otak. Murah dan efektif, jogging dan bersepeda sebaiknya tetap kamu jaga meski telah memasuki bulan Ramadhan.

 

  1. Yoga

Yoga di sore hari sebelum berbuka adalah pilihan yang dapat kita aplikasikan. Bisa di depan rumah atau di dalam rumah, bisa sendiri atau Bersama keluarga. Selain meningkatkan sirkulasi darah, 20-30 menit beryoga juga dapat meningkatkan konsentrasi dalam jangka panjang.

 

  1. Ball Crunch

Olahraga ini dapat kamu lakukan jika punya medianya, atau berencana untuk membeli bola gym. Stretching ala ball crunch setelah berbuka, cukup efektif juga untuk menjaga kebugaran tubuh.

Baca Juga:  Jenis Olahraga di Rumah yang Dapat Membantu Membentuk Tubuh yang Indah

 

  1. Angkat Beban

Angkat beban ringan sekitar 5-10 menit pada tiga waktu yang disebutkan di atas tidak akan membuatmu kelaparan seketika. Bisa mulai dari 1 hingga 3 kg, berangsur-angsur, sampai tidak berasa azan magrib mulai dikumandangkan.

 

Itulah waktu dan ragam olahraga yang bisa kamu lakukan selama bulan Ramadhan. Meskipun jenis olahraganya adalah olahraga berintensitas ringan, jika kamu bisa menjaga konsistensi selama 30 hari, jangan kaget kalau nanti badanmu jadi lebih ramping dan bugar walau tanpa gym saat puasa.

 

 

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More